Zum Ersten Mal: Mudik Part 2

Akhirnya… aku punya mood yang bagus untuk melanjutkan tulisanku ini… dan tanpa banyak bla bla bla lagi, kita mulai (*cue!)

 

Hari ke-3 di Klaten, bertepatan dengan 17 Agustus, sehingga si Bapa lebih memilih menonton upacara bendera di Alun-alun Klaten dibanding jalan-jalan… Lain lagi dengan si Bryan, sejak pagi dia udah sibuk packing, karena dia harus pulang ke Bandung, mengingat besok dia ada ujian masuk universitas. Dan karena aku tipe orang yang ga bisa diem, akhirnya aku lebih memilih ikut Mas Tri, ngaterin si Bryan ke Lempuyangan dibandingan nonton upacara bendera…

 

Sekitar jam 11-an kami menuju ke Stasiun Klaten dengan berjalan kaki untuk mencari kereta tercepat ke Lempuyangan, tapi hasilnya nihil alias zonk, sehingga kami memilih berjalan lagi menuju terminal Klaten yang letaknya tak terlalu jauh dari sana untuk naik bus, setelah naik bus, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan taksi karena ternyata si bus ga bisa ngaterin sampe depan stasiun Lempuyangan. Dengan modal 2 tiket Pramex tujuan Stasiun Tugu (*yang jaraknya cuma seuprit dari Stasiun Lempuyangan) dan 1 tiket KA Ekonomi Pasundan tujuan Kiara Condong kami bisa menunggu di peron stasiun (*keretanya baru dateng sekitar jam setengah 3-an).

Continue reading “Zum Ersten Mal: Mudik Part 2”

Zum Ersten Mal: Mudik Part 1

La la la la la la la la la la la Happiness…

Lagu itu pasti langsung berputar di kepala jika ingat tanggal 14-19 Agustus 2014… Karena setelah lama ga mudik, akhirnya kami sekeluarga bisa mudik juga ke Klaten walaupun telatttttt sekali. Masalah utamanya adalah tiket kereta api yang ternyata sudah full-booked sampai tanggal 10 Agustus, jadi jadwal mudiknya terpaksa harus diundur ke Kamis malam tanggal 14. Tapi ya mudik must go on, yo yo yo… mari nikmati pengalam yang entah sudah lama tidak seorang Ria rasakan (*ppyong)…

20140818_164706 Continue reading “Zum Ersten Mal: Mudik Part 1”

Mengejar Cinta Bang Dani: Membuat Paspor

Hha… Akhirnya aku nulis lagi… Dan kali ini pengalaman yang aku bagi adalah salah satu persiapan untuk merilis sebuah pengalaman lain berjudul “Mengejar Cinta Bang Dani”.  Yes, pengalaman itu adalah… jrengggg… jrenggggg… membuat paspor.

 

Sebenernya ini pengalaman yang lumayan singkat, tapi agak berkesan, karena kejadiannya H-1 ulang tahun aku. Yay!! Kado dari Ria untuk Ria :p

 

Sebelum membuat paspor, ada beberapa yang harus aku siapkan dulu sebelumnya:

  1. KTP (Fotocopy dan aslinya)
  2. Kartu Keluarga (Fotocopy dan aslinya)
  3. Akte Kelahiran (Fotocopy dan aslinya)
  4. Materai 6000
  5. Uang Rp. 360.000 (Dibayar via BNI)

 

p.s: format untuk fotocopy KTP agak berbeda, jadi aku memutuskan untuk memfotocopy-nya di fotocopy-an dekat imigrasi

 

Setelah kelima barang di atas sudah lengkap, waktunya Go! Go! ke imigrasi kota Bandung yang terletak di Jl. Suci (*ga tau alamat lengkapnya karena aslinya saya orang kabupaten Bandung).

Continue reading “Mengejar Cinta Bang Dani: Membuat Paspor”

Mengejar Cinta Mas Jonghyun: SHINee World Concert III in Jakarta

Mengejar Cinta Mas Jonghyun season 3 resmi dirilis tanggal 22 Juni 2014 (*muhahahaha). Aku sendiri ga nyangka cerita ini bakalan sampe ber-season season gini dan mungkin bisa aja mengalahkan cinta fitri (*nanges), tapi mari nikmati pengalaman tak terlupakan ini =))

 Image

#SWC3JKT sebenarnya bukan kejutan buat Shawol Indonesia, karena Kim Kibum alias SHINee Key sudah membocorkannya sejak sesi wawancara di #SWC3Seoul (*punya idola yang terlalu jujur kadang nyebelin). Sehingga aku pikir berita #SWC3JKT ga akan seheboh waktu SuperShow-nya SuJu atau GGTour-nya SNSD dikonfirmasi oleh promotor. Tapi nyatanya prediksiku salah, karena promotor memberi kejutan ketika H-2 konser, yaitu berita bahwa SHINee hanya akan tampil berempat tanpa Onew yang masih dalam tahap pemulihan usai operasi tenggorokan. WTH!! Banyak Shawol yang marah dan kecewa, termasuk aku, tapi sekali lagi, ga ada yang bisa kami lakukan selain menerima dan mendukung keempat member SHINee yang akan datang ke Indonesia. Continue reading “Mengejar Cinta Mas Jonghyun: SHINee World Concert III in Jakarta”

Liburan 3 SKS: Ngabolang di Ciamis

Kali ini pengalamanku agak sedikit berbeda dari pengalamanku sebelumnya. Kali ini bukan pengalaman mengejar cinta yang berakhir sia-sia atau pengalaman nga-bolang di kampus batur yang hanya butuh satu atau dua hari.

Pengalamanku kali ini butuh waktu satu bulan, dengan judul KKNM UNPAD, BELAJAR DARI MASYARAKAT. Buat orang yang suka membandingkan kayak aku, awalnya aku kira KKN ini sama dengan variety show “Jika Aku Menjadi” di sebuah TV swasta, tapi karena tokoh utamanya adalah aku, judulnya pun berubah sebelum cerita dimulai, menjadi Si Bolang Ngabolang Di Kampung Batur. Hha. Walaupun nyatanya jumlah SKS si KKN ini sama dengan matkul Sprachwissenschaft, mari nikmati saja pengalaman sekali seumurku ngampus di UNPAD ini. Go! Go! Continue reading “Liburan 3 SKS: Ngabolang di Ciamis”

Si Bolang Berlibur Ke Icakan

Untuk meningkat indeks kebahagian peserta KKN di Desa Gegempalan, para petinggi (*yang entah siapapun itu) mengusulkan untuk berwisata ke Icakan, salah satu tempat wisata di daerah Baregbeg, Ciamis. Buat aku yang sudah mengukuhkan diri sebagai si Bolang dari Cileunyi, tentu saja ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru di tempat yang belum pernah aku kunjungi.

Dengan bermodalkan elf (*bukan fans suju) dari pabrik dekat pondokan, kami berangkat ke Icakan yang ternyata lumayan jauh juga dari Gegempalan. Dan ketika aku sampai ke sana jejeran perahu bebek sudah menyambut di sebuah danau yang letaknya lebih rendah dibandingkan pintu masuk. Continue reading “Si Bolang Berlibur Ke Icakan”

IMG_3198

Lima tahun berteman, tapi baru kali ini bisa berlibur sama sama. Karena itu perjalanan ke DUFAN ini begitu bersejarah buatku. Hiks hiks hiks. Pertama-tama harus berterima kasih dulu buat Ninda dan keluarganya karena mau direpotkan selama dua hari oleh ku.

Perjalan ini di mulai dari sebuah rumah makan padang di daerah Pasteur. Setelah datang kepagian karena sopir taksi yang kerajinan akhirnya kami meninggalkan Bandung menuju Jakarta. Perjalanan sangat lancar, berbeda dengan arah sebaliknya yaitu jalur Jakarta-Bandung yang macet panjang. Selamat tinggal kenangan buruk bermacet-macet di Tol Jakarta. Continue reading “Perjalanan Pertama Setelah Lima Tahun”