Zum Ersten Mal: Mudik Part 2

Akhirnya… aku punya mood yang bagus untuk melanjutkan tulisanku ini… dan tanpa banyak bla bla bla lagi, kita mulai (*cue!)

 

Hari ke-3 di Klaten, bertepatan dengan 17 Agustus, sehingga si Bapa lebih memilih menonton upacara bendera di Alun-alun Klaten dibanding jalan-jalan… Lain lagi dengan si Bryan, sejak pagi dia udah sibuk packing, karena dia harus pulang ke Bandung, mengingat besok dia ada ujian masuk universitas. Dan karena aku tipe orang yang ga bisa diem, akhirnya aku lebih memilih ikut Mas Tri, ngaterin si Bryan ke Lempuyangan dibandingan nonton upacara bendera…

 

Sekitar jam 11-an kami menuju ke Stasiun Klaten dengan berjalan kaki untuk mencari kereta tercepat ke Lempuyangan, tapi hasilnya nihil alias zonk, sehingga kami memilih berjalan lagi menuju terminal Klaten yang letaknya tak terlalu jauh dari sana untuk naik bus, setelah naik bus, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan taksi karena ternyata si bus ga bisa ngaterin sampe depan stasiun Lempuyangan. Dengan modal 2 tiket Pramex tujuan Stasiun Tugu (*yang jaraknya cuma seuprit dari Stasiun Lempuyangan) dan 1 tiket KA Ekonomi Pasundan tujuan Kiara Condong kami bisa menunggu di peron stasiun (*keretanya baru dateng sekitar jam setengah 3-an).

Sambil menunggu kereta apinya datang, aku dan si Bryan memutuskan untuk makan (*pengen baso tapi ga ada), sementara Mas Tri ilang entah kemana. Dan setelah makan kami pun mulai menunggu lagi, karena si Pasundan ternyata mengalami keterlambatan…

 

Jam setengah 3, akhirnya KA Ekonomi Pasundan datang juga, dan si Bryan langsung siap-siap buat naik, dan ga nunggu lama pula si Pramex pun datang… Dan kami pun berpisah di Stasiun Lempuyangan ketika si Pramex yang datang belakang ternyata boleh berangkat duluan dibanding si Pasundan yang kayanya lagi ganti lokomotif makanya ngetemnya lama.

 

galau nunggu kereta...
galau nunggu kereta…

Aku dan Mas Tri sampai di Stasiun Tugu dan melanjutkan perjalanan ke Malioboro (*mencari bakpia)… Setelah dapat si bakpia yang sudah dipesan sebelumnya, baju malioboro dan semangkuk soto ayam (*makan lagi mumpung gratis), akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang (*mau ngejar MotoGP ceritanya), tapi ternyata kami ditinggal si Pramex dan terpaksa kami harus menunggu kereta lain bernama ManJa (*singkatan Madiun Jaya)… Baru sekitar jam 6 sore kami meninggalkan Stasiun Tugu menuju Klaten. Dan kesan pertamaku buat si ManJa adalah si ManJa ini sebenernya kereta ekonomi, tapi penampilan lumayan bagus, jadi serasa ga naik kereta ekonomi di Indonesia.

20140817_162321

20140817_164034

20140817_180908

Sekitar jam 6.50 kami sampai di Stasiun Klaten, dan untungnya pas sampai ke rumah MotoGP-nya baru mulai, hha xD, aku masih sempet nonton MotoGP dan liat Dani jadi juara… Hha… Apa aku harus ada di luar Jawa barat dulu kalau mau Dani juara?! (*ahh, entahlah…) Intinya sih, hari ketiga ga seseru hari kedua, tapi lumayan lah dari pada membusuk di rumah kan?! Jadi lebih mending mabok kereta api dehhhh :p

 

Hari keempat atau hari terakhir di Klaten, kami habiskan untuk menonton karnaval pembangunan di Klaten. Seru!! Karena di Cileunyi emang ga da yang kaya gini sih… Tapi kami ga bisa nonton sampai selesai karena jam 6 sore, kami sekeluarga sudah harus ada di Stasiun Klaten untuk menunggu si Kahuripan yang akan mengantar kami pulang ke Bandung… Dan ada kejadian lucu di Stasiun Klaten saat si Kahuripan akan datang, yaitu… mati lampu! Yap, ketika si Kahuripan datang, tiba-tiba lampu di Stasiun Klaten mati total dan kami masuk ke area gerbong kereta sambil gelap-gelapan… tapi untungnya pas masuk gerbong, gerbongnya terang dan sempet kaget waktu kursi kami ada yang mengisi (*waduhhh, berdiri sampai bandung gitu?!), tapi ternyata engga, si bapanya langsung berdiri dan nyuruh kami duduk xD, ga jadi deh 10 jam lesehan di bordes (*plakkk)

 

soto kwali 2500 plus telor bacem...
soto kwali 2500 plus telor bacem…

 

20140818_134410

IMG_20140818_143935

Dan seperti perjalanan saat pergi dengan kereta malam… perjalanan pulang pun kami habiskan dengan tidur, setelah sebelumnya mengisi perut terlebih dahulu dengan nasi kucing yang diberikan seorang kerabat di Klaten… Perjalanan mudik kami sekeluarga pun berakhir ketika kami sampai di Stasiun Kiara Condong plus si Ngkong yang sudah menjemput kami untuk diantar pulang ke Cileunyi tercintahhhhhhh….

 

Berakhirlah mudik kami yang singkat dan entah kapan akan terulang kembali… Semoga secepatnya deh… Mengingat agenda selanjutnya kalau mudik ke Klaten adalah menjelajah kota Solo… zyeaaaaahhhhhhh…

 

Dan bonus foto sambil nunggu si Kahuripan…

C360_2014-08-18-17-28-19-792

20140818_172953

@riyuliani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s